Teknologi Panas Bumi

Teknologi Pemindahan Panas (Heat Transfer Technology).
Teknologi pemindahan panas ini berdasarkan pada pembawa panas cairan yang dipatenkan yang memiliki tingkat penguapan atau “flash point” yang lebih rendah dari air.

Bottom Cycling

Pada lokasi pembangkit panas bumi, dimana tersedia air yang bersuhu lebih tinggi, siklus pembangkit tenaga tahap kedua, atau “bottom cycling” dapat dicapai dengan suhu yang lebih rendah melalui teknologi ini.

Waste Heat Recovery Technology

Banyak pembangkit pada industri pengolahan dan fasilitas skala besar lainnya menghasilkan panas dalam jumlah besar dalam proses industri pengolahannya namun tidak cukup panas sebagai pembangkit tenaga konvensional, tapi dapat digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik dengan menggunakan teknologi yang dijelaskan di atas untuk memanfaatkan kembali panas yang terbuang dan mengubahnya menjadi tenaga listrik.