| Panas Bumi |
|
Selama ratusan tahun manusia bergantung pada penggunaan bahan bakar berbasis fosil (minyak, gas, batu bara dan semacamnya) dan telah mengabaikan kekayaan alam lain yang ada di bumi ini. Bumi kaya akan sumber energi dan salah satu yang paling murah, paling ramah lingkungan dan ekonomis adalah tenaga yang didapat langsung dari dalam perut bumi yaitu Energi Panas Bumi. Energi Panas Bumi, atau secara harfiah berarti energi panas dari dalam bumi – adalah tenaga alami yang bersih, berlimpah dan serba guna yang siap memenuhi sebagian besar kebutuhan energi dunia yang terus meningkat. Tenaga panas bumi dan air panas kini dimanfaatkan secara rutin sebagai penghasil tenaga listrik dengan dampak lingkungan paling ringan. Air bersuhu panas disalurkan langsung dari dalam tanah untuk mendukung rumah kaca, peternakan ikan, dan sistem penghangat ruangan. Pompa panas bumi dapat ditempatkan hampir di semua tempat dan merupakan sarana ideal penghangat atau pendingin ruangan di sekolah, perumahan dan tempat kerja. Energi panas bumi yang kita miliki masih jarang digunakan, namun nilai dan potensinya yang begitu luas kini semakin disadari oleh berbagai pihak. Dengan terus meningkatkan sistem teknologinya, energi panas bumi akan menjadi faktor penting dalam memecahkan masalah peningkatan kebutuhan energi dunia yang semakin kompleks. Satu kelebihan energi panas bumi dibandingkan bahan bakar berbasis fosil adalah keramahannya terhadap lingkungan. Energi panas bumi dapat diperoleh tanpa perlu membakar bahan bakar berbasis fosil, dan karenanya menghasilkan sedikit limbah. Panas Bumi secara nyata menghasilkan lebih sedikit emisi rumah kaca dibandingkan energi lain berbasis fosil. Selain itu, tak seperti dua sumber tenaga ramah lingkungan lain – energi matahari dan tenaga angin - keberadaaan panas bumi berkesinambungan. Panas bumi selalu tersedia sepanjang tahun dan energi ini juga relatif murah, penghematan dari pemakaiannya dapat mencapai 85% dari pemakaian bahan bakar berbasis fosil. |